Petugas Perpustakaan Desa di Yogyakarta Akan Peroleh Gaji sesuai UMK

Sepertinya akan terlihat indah ketika setiap daerah saling berlomba-lomba memajukan Perpustakaan Desa di setiap daerahnya masing-masing. Hal ini juga yang saat ini sedang dilakukan di Yogyakarta, dimana rencananya petugas Perpustakaan Desa akan mendapatkan gaji sesuai UMK.
Hal ini sesuai dengan yang dinyatakan oleh Kepala BPAD DIY Budi Wibowo saat ditemui salah satu media nasional beberapa hari yang lalu.
“Semoga nanti tenaga-tenaga perpus terdidik ini bisa digaji UMK paling tidak, seperti di Surabaya,” ungkap Kepala BPAD DIY Budi Wibowo.
Dikutip dari tribunnews.com [19/1/15], Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) meminta adanya penambahan program studi D1 Perpustakaan dan Kearsipan di Akademi Komunitas. Usulan itu disampaikan ke Gubernur DIY pekan lalu di Kepatihan.
Kepala BPAD DIY Budi Wibowo mengatakan, program studi baru itu akan mendidik tenaga pengelola perpustakaan desa-desa secara gratis. Itu sejalan dengan program BPAD yang mentargetkan seluruh desa di DIY memiliki perpustakaan pada akhir 2015.
“Kami sudah kaji. Kemungkinan 2016 bisa direalisasikan. Mereka bisa sekolah gratis kemudian ditugaskan mengelola 438 perpustakaan desa setelah lulus,” kata Budi. [Baca Juga: Tahun 2015, Yogyakarta Ingin Selesaikan Bangun Perpustakaan Desa]
Selama ini, perpustakaan desa hanya dikelola oleh pamong desa atau relawan setempat. Itupun hanya diberi insentif sekitar Rp 200 ribu sebulan. Akibatnya, perpustakaan tak bisa berkembang.
“Semoga nanti tenaga-tenaga perpus terdidik ini bisa digaji UMK paling tidak, seperti di Surabaya,” imbuhnya.
Sebagai informasi, BPAD DIY telah menyediaka Rp 3,2 miliar untuk pembangunan perpustakaan baru di 86 desa pada 2015. Dengan demikian, pada 2016, setiap desa punya satu perpustakaan https://pharmacieinde.fr/viagra-pour-les-canadiens.

No Response

Leave a reply "Petugas Perpustakaan Desa di Yogyakarta Akan Peroleh Gaji sesuai UMK"

nine − one =